slider

Recent

Navigation

Satpol PP Ikut Awasi Siswa di Masa Libur Sekolah

BANJARMASIN - Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mewanti-wanti seluruh orangtua benar-benar menjaga dan mengawasi anak-anak mereka selama dalam masa diliburkannya sekolah.
Ia tidak ingin, siswa sekolah yang diliburkan berkeliaran, terlebih bermain di tempat-tempat keramaian seperti mall atau tempat perbelanjaan lainnya.
Karena itu, ia menyatakan akan melibatkan peran Satpol PP Kota Banjarmasin untuk ikut melakukan pengawasan terhadap anak-anak sekolah yang diliburkan. “Peran Satpol ini penting untuk ikut pengawasan anak di luar ruangan. Kita juga harus berkomitmen dan bertanggung jawab seperti dalam surat edaran yang sudah di bagikan, jangan sampai nanti anak-anak ini malah jalan-jalan ke mall, hadir dikeramian, hal ini justru tidak tercapai maksud dan tujuan 14 hari masa inkubasi itu,” katanya, saat memberikan keterangan pers, Selasa (17/03)
Masih menurut orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini, kebijakan meliburkan anak didik yang masuk dalam kewenangan Pemerintah Kota Banjarmasin seperti PAUD,TK,SD,SMP dan sederajat, dimaksudkan bukan untuk liburan, melainkan untuk tetap beraktivitas dan berproses belajar mengajar di rumah masing-masing. “Pesan saya untuk kita semua adalah agar sama-sama melakukan pengawasan terhadap anak kita, dan juga dari pihak Satpol PP akan membantu melakukan tugasnya sesuai dalam ranah kerja di lapangan yang sudah sesuai dengan arahan Pemerintah Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Ditekankannya, kepada masyarakat yang baru datang dari berbagai kota di Indonesia, terutama yang baru datang dari daerah Pulau Jawa, agar bisa mengkarantinakan diri selama 14 hari lamanya, tujuannya untuk memastikan yang bersangkutan tidak tertular virus dan untuk memutuskan rantai siklus penularan.
Dari informasi terhimpun, pintu masuk penyebaran virus tersebut paling rentan diduga melalui jalur Bandara. Dalam Website Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, sejak tanggal 16 maret 2020 penyebarannya sudah mencapai 143 negara.
Maka dari itu WHO pun menetapkan pandemic wabah virus tersebut di seluruh dunia mengingat saat ini korban yang sudah meninggal terdapat di 49 negara termasuk di Indonesia.
Pemerintah Kota Banjarmasin pun tanggap akan penetapan dari WHO tersebut, dan untuk mengantisipasi semakin meluasnya penyebaran virus tersebut mereka mengimbau agar disetiap pintu masuk Intansi-intansi pemerintah dan swasta agar menyediakan Handsanitazier
Selain itu, Pemko Bnajarmasin juga mengeluarkan himbauan lain yakni setiap masyarakat agar dapat meminimalisir bersentuhan dengan orang lain, dan diharapkan bisa menjaga diri masing-masing. “Kita harus memastikan tidak ada Kepala Dinas, Staff, pegawai, ASN kita yang terjangkit, dikarenakan mobilitas pekerjaan mereka yang sangat tinggi. Proses sosialisi itu memang harus dilakukan, akan tetapi kita juga harus menyeimbangkan antara kepanikan dan ke waspadaan, yang pasti tidak terlambat,” kata H Ibnu Sina lagi
Bila dalam kurun waktu 14 hari ke depan tidak terjadi apa-apa, terangnya, maka langkah yang diambil ini artinya sudah benar.
copyright by facebook humpro-bjm






Share
Banner
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Agung Jaya

Post A Comment:

0 comments: