slider

Recent

Navigation

Komunitas se Banjarmasin Ngopi Bareng Wali dan Wawali

BANJARMASIN - Kopi itu pahit, tapi bagaimana cara kita menikmatinya. Penggalan kalimat sarat makna itu dilontarkan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina disela-sela sambutannya, dalam kegiatan Ngopi Bareng Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah, di Samping Rumah Anno, Banjarmasin.
Orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini sengaja mengkiaskan kalimat tersebut dengan maksud, bahwa saat ini Pemko Banjarmasin sangat terbuka dengan segala macam masukan dan kritikan, yang diberikan masyarakat untuk kemajuan kota ini.
Kegiatan di Minggu terakhir di Bulan Desember 2019, tepatnya di hari Sabtu (29/12) malam sekira pukul 20.00 wita itu, juga dihadiri seluruh kepala SKPD lingkup Pemko Banjarmasin.
Menariknya, dalam kegiatan yang mengangkat tema "Catatan Akhir Tahun Kota Banjarmasin 2019" itu juga dihadiri sekira 25 komunitas se Kota Banjarmasin.
Dalam paparanya, H Ibnu Sina menjelaskan berbagai hal tentang capaian kemajuan pembangunan kota berjuluk seribu sungai.
Diantaranya tentang air bersih, kemudian tentang drainase, tentang sampah, tentang sertifikasi guru, tentang honorer, hingga tentang kesehatan.
Terkait kesehatan, pemimpin Bumi Kayuh Baimbai ini menjelaskan tentang capaian pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Suriansyah yang kini telah mendapatkan sertifikat akreditasi Madya atau bintang 3, setelah beroperasi 4 bulan. “Artinya SDM kita sudah cukup unggul untuk berkembang lebih jauh, Karena itu kami langsung minta bimbingan dengan KARS, supaya peta jalan rumah sakit unggulan, rumah sakit nang Baiman itu sesuai dengan karakteristik kota sungai itu, betul-betul terkawal dengan baik,” katanya.
Terkait kegiatan ngopi bareng, kembali ia menjelaskan. Katanya, kegiatan tersebut sengaja digelar sebagai refleksi akhir tahun untuk menyampaikan progress serta mendapatkan saran dan masukan tentang hasil pembangunan di tahun 2019 dan yang akan dilaksanakan di tahun 2020 nanti. “Tadi ada 6 penanggap yang kita dengarkan mereka berbicara tentang Banjarmasin, keluhannya apa dan sebagainya. Kemudian SKPD terkait menanggapi secara singkat saja,” ucapnya.
Intinya, katanya lagi. pemerintah kota ingin mendengarkan masukan masyarakat tentang berbagai hal, yang manis disampaikan, yang pahit juga disampaikan. “Seperti kopi, kopi itu pahit, tapi bagaimana agar kita bisa menikmatinya. Jadi sepahit apapun kritikan masyarakat harus kita akomodir, tetapi masyarakat harus tahu bahwa pemerintah kota juga sudah melakukan banyak hal, berbagai macam prestasi telah diraih kota ini,” imbuhnya.
Selain membeberkan seluruh capaian kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan Pemko Banjarmasin, saat itu juga dibuka sesi dialog. Dimana semua komunitas bisa memberikan saran atau masukannya untuk pengembangan dan kemajuan kota berjuluk seribu sungai.
Kegiatan tersebut juga diikuti Biji Kopi Borneo, South Borneo Kopi, Kopi Dayat, Café Nanag dan Galuh.

 copyright by facebook humpro-bjm























Share
Banner

Agung Jaya

Post A Comment:

0 comments: