slider

Recent

Navigation

Lensa Kegiatan

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan diera revolusi industri 4.0 seperti saat ini, bukan zamannya lagi untuk saling berkompetisi, tetapi yang diperlukan saat ini adalah bagaimana semua pihak berkolaborasi untuk pembangunan.


Revolusi industri 4.0 itu, terangnya, harus bisa diikuti oleh seluruh kalangan, terlebih oleh dunia pendidikan, karena dalam dunia pendidikan antara ilmu pengetahuan dan teknologi harus berjalan beriringan. “Kalau kita tidak bisa mengikuti dan tidak menyesuaikan, maka seluruh life style, gaya berpikir maka akan ketiggalan zaman,” ujarnya, saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan seminar nasional kefarmasian tahun 2019, yang dilaksanakan Universitas Muhamaadyah Banjarmasin, di Ball Room Hotel Rattan In, Banjarmasin, Sabtu (30/03).



Dalam dunia pengobatan diera revolusi industri 4.0 ini, yang menjadi trend adalah pengobatan kembali ke alam, dan hal tersebut sebenarnya sudah dilakukan manusia sejak zaman nenek moyang. “Hanya satu sentuhan tambahan saja dalam pengobatan herbal itu yakni sentuhan teknologi seperti kemasan,” katanya.
Untuk itu, dihadapan ratusan orang mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut, H Ibnu Sina berharap Fakultas Farmasi dengan konsentrasi pada pengobatan herbal, ke depannya bisa menjadi salah satu fakultas unggulan.

copyright by facebook humpro-bjm
Share
Banner

Agung Jaya

Post A Comment:

0 comments: