slider

Recent

Navigation

Buku Nasi Astakona Dirilies

BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina memberikan apresiasi dan penghargaan kepada beberapa orang masyarakat, yang dinilai telah ikut menjaga dan lestarikan khazanah budaya Banjar dengan cara membukukan tulisan mereka tentang Nasi Astakona.
Mereka adalah Agus Gazali Rachman (Chef Agus Sasirangan), DMA Yuliani Djohansyah (alm), Kawang Yoedha, dan Hj Siti Wasilah.


Dalam buku setebal delapan puluh halaman itu dijelaskan mulai dari sejarah kuliner Banjar, makna filosofis resep masakan dan cara penyajian, hingga cara membuat dan menyajikan Nasi Astakona. Selain itu, dalam buku tersebut juga disajikan resep tentang masakan khas Banjar lainnya
Buku berjudul Nasi Astakona dengan sub judul Warisan Kuliner Banjar itu, mulai diperkenalkan kepada masyarakat kota seribu sungai pada saat kegiatan puncak Festival Kuliner Banjar 2018, yang dilaksanakan di Siring Balai Kota Banjarmasin. “Buku Nasi Astakona ini kami tulis bersama-sama dalam tim. Selain saya sendiri selaku Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, ada budayawan yaitu Kawang Yoedha, dan Chef Agus Sasirangan didukung oleh bapak ibu dari tokoh budayawan, ada Bapak Zul Faisal, Sultan Khairulsaleh, dan tokoh praktisi kuliner lainnya,” ujar Hj Siti Wasilah saat menyampiakan sambutannya, Sabtu (08/12).
Mudah-mudahan, katanya lagi, buku tersebut dapat bermanfaat untuk semua pihak, sehingga semakin banyak orang yang bisa membuat Nasi Astakona. “Nasi Astakona diartikan sebagai keinginan untuk menyajikan begitu banyak panganan yang berunsur dari tanaman padi, buah-buahan dan lauk pauk. Dan itu menggambarkan betapa kita ingin mensyukuri segala sesuatu yang sudah Allah karuniakan kepada kita semuanya,” ucapnya.




Dalam kegiatan yang dihadiri Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah, Sekda Kota Banjarmasin H Hamli Kursani, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Banjarmasin Hj Siti Fatimah dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Banjarmasin Hj Aneta Olpah serta jajaran Forkopimda Kota Banjarmasin itu, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tinggi nya kepada penggagas penulisan Buku Nasi Astakona.
Lebihlanjut dikatakannya, kuliner Nasi Astakona merupakan warisan budaya Banjar yang sudah turun-temurun hadir di Kota Banjarmasin, dan menjadi sebuah sajian dalam rangkaian acara maupun kegiatan sejak zaman Kesultanan Banjar sampai saat ini. “Mari kita terus hidupkan warisan budaya yang luar biasa ini,” katanya.

copyright by facebook humpro-bjm
Share
Banner

Agung Jaya

Post A Comment:

0 comments: