slider

Recent

Navigation

Banjarmasin Siap Jadi Tuan Rumah AHL

BANJARMASIN - Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) menggelar Rapat Koordinasi dengan agenda menyusun formasi kepengurusn untuk periode masa bhakti 2017 - 2021.
Salah satu pengurus organisasi peduli sanitasi itu adalah Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.
Pemimpin kota seribu sungai ini dalam organisasi tersebut duduk sebagai Ketua III.
Selain menyusun kepengurusan, kegiatan yang dihadiri 11 orang kepala daerah itu juga menyusun program dan agenda keguatan yang akan dilaksanakan ke depannya, diantaranya program city sanitasi summits, Forum pembelajaran tingkat nasional dan regional, Sanipura Award dan Advokasi Horisontal Learning (AHL).



Dari 3 kota yang ditunjuk yakni, Kota Banjarmasin , Kabupaten Pringsewu, dan Kota Malang, untuk menjadi tuan rumah, kota bermotto Bumi Kayuh Baimbai menyatakan siap untuk menggelar kegiatan AHL.
Menurut Ketua AKKOPSI Mohammad Ramdhan Pomanto, rapat tersebut membahas dan memutuskan secara bersama semua isu terbaru tentang sanitasi.
Pria yang menjabat juga sebagai Walikota Makasar ini berharap, dengan adanya kepengurusan baru, seluruh anggota AKKOPSI yang berjumlah 482 kota, kabupaten itu bisa berkontribusi untuk negara dalam hal sanitasi. "Ini saatnya kita susun kekuatan sehingga kita bisa berkontribusi dalam negara ini dalam hal sanitasi," ujarnya saat memberikan arahannya, sekaligus membuka Rakor tersebut, Ball Room Hotel The Rinra, Makasar, (01/07).



Hal lain yang dibahas dalam rapat tersebut adalah target utama kegiatan dan sosialisasi seluruh kegiatan AKKOPSI.
Katanya, kegiatan yang dilaksanakan di daerah hendaknya selalu dipromosikan sesuai dengan peran daerahnya dalam keanggotaan ya di AKKOPSI "Promosikan AKKOPSI dengan peran perannya. Kita punya media sosial, dan majalah, lewat media itu bisa kita manfaatkan sosialisasi baik anggota dan bukan anggota," ujarnya.
Isu lainnya yang dibahas dalam kegiatan tersebut membahas tentang standar kota sanitasi, yang menurut Ramdhan Pomanto harus dimiliki AKKOPSI. "Karena antar daerah berbeda letak geografisnya. Contoh daerah pegunungan berbeda dengan daerah rawa. Inilah yang harus dirumuskan," ucapnya.
Mengingat cakupan dari kegiatan sanitasi itu sangat luas, tambahnya lagi, maka ia juga berencana menghadap Presiden untuk melaporkan seluruh program sanitasi dan kondisi sanitasi di Indonesia.
Walikota Jambi, yang juga menjabat sebagai Sekjen AKKOPSI, Syarif Fasha mengatakan, Rapat tersebut untuk memantabkan agenda kegiatan diperiode ini.



Sementara itu, Kasubdit Sanitasi Bappenas, Laisa Salamudin mengatakan, AKKOPSI merupakan sebuah organisasi strategis yang menjadi mitra strategis pemerintah untuk bidang sanitasi, air minum, dan daerah kumuh. "Tahun ini mudah mudahan kami bisa lebih banyak mensuport kegiatan AKKOPSI," tandasnya.

copyright by facebook humpro-bjm


Share
Banner

Agung Jaya

Post A Comment:

0 comments: