slider

Recent

Navigation

BPHTB Kota Banjarmasin Lampaui Target

BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menyatakan apresiasinya kepada para notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Kota Banjarmasin, yang telah memberikan kontribusinya dalam menggali bea perolehan hak atas tanah dan bangunan. “Untuk realisasi tahun 2017 penerimaan BPHTB Kota Banjarmasin mencapai 117,23 persen,” ujarnya, saat menyampaikan sambutannya dalam kegiatan Silaturahmi Walikota Banjarmasin dengan Notaris / PPAT se Kota Banjarmasin dalam rangka Evaluasi Realisasi tahun 2017 dan Optimalisasi Target Penerimaan tahun 2018, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan, di Ballroom Barito, Hotel Aria Barito, Rabu (20/12).
Lebihlanjut dikatakannya, PAD memiliki peran penting dalam rangka pembiayaan pembangunan di daerah.



Berdasarkan potensi yang dimiliki masing-masing daerah, jelasnya lagi, maka peningkatan penerimaan PAD dapat memacu kemampuan keuangan daerah.
Dan seiring dengan perkembangan perekonomian daerah yang semakin terintegrasi dengan kemampuan nasional, maka kemampuan daerah untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber penerimaan PAD menjadi sangat penting.



Untuk itu, Ibnu Sina berharap, melalui kegiatan silaturahim itu dapat mensinergikan potensi dalam pencapaian bea perolehan hak atas tanah dan bangunan di Kota Banjarmasin di tahun 2018 nanti.
Sementara itu, Ketua Ikatan Notaris Indonesia Provinsi Kalsel, Bambang S Oyong menegaskan, notaris di Kota Banjarmasin akan berusaha membantu Pemko Banjarmasin untuk terus meningkatkan pendapatan dari sektor BPHTB. “Pada dasarnya pikiran notaris itu sama, yakni membantu Pemko Banjarmasin dalam meningkatkan target penerimaan daerah melalui sektor BPHTB,” tungkasnya.
Dalam kegiatan yang dihadiri Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, dan para kepala SKPD lingkup Pemko Banjarmasin itu, Kepada Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin Subhan Noor Yaumil dalam sambutannya mengatakan, kegiatan silaturahmi tersebut dimaksudkan untuk mengevaluasi realisasi penerimaan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan. “Dari target 2017 sebelum perubahan sebesar Rp30 miliar 600 juta menjadi Rp32 miliar 100 juta, telah terealisasi sebesar Rp 34 miliar lebih,” katanya.



Selain itu, lanjutnya, kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahim dengan para notaries / PPAT se Kota Banjarmasin sebagai mitra kerja dalam optimalisasi PAD.

copyright by facebook humpro-bjm
Share
Banner

Agung Jaya

Post A Comment:

0 comments: