slider

Recent

Navigation

Berkeliling Indonesia Demi Penuhi Nazar

BANJARMASIN – Damin mungkin tak menyangka petualangannya mengelilingi Indonesia dengan sepeda ontel akan membawanya bertemu dengan para pejabat, di daerah yang disinggahinya.
Seperti Selasa (19/12) pagi sekira pukul 08.00 WITA, pria berumur 47 tahun ini bertandang kekediaman rumah jabatan Walikota Banjarmasin bersama Komunitas Sepeda Antik Kota Banjarmasin (SABAN).
Kedatangan lelaki asal Kota Candipura, Lampung inipun disambut langsung oleh orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai, di ruang tamu rumah yang berlokasi di kawasan Komplek Dharma Praja, Banjarmasin Timur.


Kepada Walikota, pria yang dulunya bekerja sebagai petani ini mengaku, nekat melakukan petualangan keliling Indonesia dengan bersepeda ontel, hanya untuk memenuhi nazarnya. “Sekitar tahun 2008 lalu kaki saya patah karena kecelakaan, kemudian saya bernazar bila sembuh hendak mengelilingi Indonesia. Setelah sembuh nazar itu saya laksanakan. Saat ini sudah jalan 9 bulan saya berkeliling Indonesia,” jelasnya.
Daerah mana saja yang sudah disinggahi. Masih menurut Damin, setidaknya hingga saat ini sudah 6 provinsi di Indonesia yang telah dilewatinya, diantaranya, Sumatera, Banten, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin. “Setelah dari Banjarmasin rencanannya saya akan melanjutkan perjalanan ke Kota Balikpapan,” ucapnya.



Saat pertama kali menyatakan niatnya hendak berkeliling Indonesia dengan bersepeda, pria bertubuh kekar ini menyatakan tak semua anggota keluarganya menyetujuinya.
Namun Begitu, kata lagi, berbekal keyakinan dan niat untuk menyelesaikan nazar, akhirnya keluarga merestui keberangkatannya mengelilingi nusantara. “Respon istri saya saat mengetahui saya hendak mengelilingi Indonesia dengan bersepeda ragu-ragu, tapi akhirnya dia menyetujuinya,” tuturnya.
Damin sendiri tidak berniat berlama-lama meninggalkan keluarga tercintanya. Dia berharap, dalam jangka waktu 3 tahun, ia sudah menyelesaikan nazarnya dan bisa kembali bertemu dengan anak istrinya. “Target saya tiga tahun pak menyelesaikan nazar ini. Kasian juga anak istri saya kalau ditinggalkan lebih lama lagi,” pungkasnya.



Damin kemudian pamit dengan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, dengan dikawal Komunitas Sepeda Antik Kota Banjarmasin, ia kembali melanjutkan perjalannya menuju kota minyak Balikpapan.
copyright by facebook humpro-bjm
Share
Banner

Agung Jaya

Post A Comment:

0 comments: