slider

Recent

Navigation

Banjarmasin Layak Berpredikat Kota Sehat

BANJARMASIN – Ketua Forum Kota Sehat Kota Banjarmasin Faturahman menegaskan, keseriusan pemerintah kota untuk menjadikan kota seribu sungai sebagai kota sehat tak bisa dipandang sebelah mata.
Pasalnya, beragam kegiatan untuk menjadikan kota ini sebagai kota sehat telah dilakukan pemerintah bersama masyarakat. “Saya katakan dengan sesungguhnya, kami memang bersungguh-sungguh ingin menjadikan Kota Banjarmasin ini sebagai kota sehat,” ujarnya, disela-sela menyampaikan sambutannya, saat kegiatan Kick Off Verifikasi lapangan Kota Sehat Banjarmasin tahun 2017, di aula Kayuh baimbai, balai Kota Banjarmasin, Selasa (19/09).


Bahkan, ia juga menyatakan, dengan kesungguhan kerja yang telah dilakukan itu, maka Kota Banjarmasin layak mendapatkan predikat sebagai Kota Sehat.
Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan, sesuai dengan RPJP Kota Banjarmasin 2006 – 2025, diharapkan Banjarmasin menjadi kota yang maju dan sejahtera 2015.
Untuk mewujudkannvisi tersebut berbagai upaya telah dilakukan Pemko Banjarmasin hingga lima tahun ke depan.
Banjarmasin Baiman, terangnya lagi, bukan hanya slogan, tetapi akan terus diupayakan oleh semua komponen masyarakat hingga benar-benar menjadi kota barasih wan nyaman. “Banjarmasin Baiman itu merupakan persamaan dari Banjarmasin sehat,” katanya.



Adapun pengembang program yang telah dilakukan Pemko Banjarmasin untuk mewujudkan Banjarmasin Baiman itu, diantaranya program lingkungan clean and green, program penataan sungai dan dranase, serta program pengolahan air limbah. “Sedangkan program lain yang terus dikembangkan untuk mendukung percepatan menuju kota sehat adalah pengembangan budaya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” terangnya.
Ketua Tim Verifikasi Kota Sehat Tutut Indra Wahyuni menjelaskan, penilaian untuk kota sehat itu meliputi tentang kebersihan, kenyamanan, keamanan dan kesehatan. “Saya ucapkan kepada Kota Bajarmasin yangtelah lolos dokumen dan berhak mengikuti verfikasi kota sehat. Dari 172 kabupaten dan kota yang mengikuti seleksi, yang berhasil lolos 72 kota salah satunya Kota Banjarmasin,” jelasnya.



Intinya, kata Tutut Indra Wahyuni, tim verfikasi yang datang ke Kota Banjarmasin tidak mencari kesalahan, tetapi hanya ingin memverifikasi kesesuaian data dengan dokumen yang ada.

copyright by facebook humpro-bjm 
Share
Banner

Agung Jaya

Post A Comment:

0 comments: