slider

Recent

Navigation

Walikota Apresiasi Majelis Pengajian Langgar Al Muhajirin-30 Kali Melaksanakan Khataman Alquran

BANJARMASIN - Di Kota Banjarmasin ternyata ada sebuah Majelis Pengajian yang sudah berumur 30 tahun. 
Majelis tertua di kota bermotto Kayuh Baimbai itu bernama Majelis Pengajian Langgar Al Muhajirin, berada di kawasan Komplek Ki Hajar Dewantara RT 19, Kelurahan Karang Mekar, Kecamatan Banjarmasin Timur.


Hebatnya, anggota majelis tersebut kini telah khatam kitab suci Alquran sebanyak 30 kali. 
Nah, untuk kegiatan khataman Alquran yang ke 30 itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan istri Hj Siti Wasilah berkesempatan hadir dan bersama-sama ikut dalam acara khataman tersebut.
Tak kalah menariknya, saat itu Ibnu Sina juga mengajak anak pertamanya, Jundi Muhammad, ikut serta dalam khataman tersebut. 


Jundi yang kini tengah duduk di bangku SLTP terlihat lancar saat melantunkan ayat suci Alquran dengan cara menghapal .
Selain khataman, rangkaian lain kegiatan tersebut antara lain, penyerahan penghargaan dari Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, kepada Ketua Dewan Pembina Majelis Pengajian Langgar Al Muhajirin, Gusti Mahfudz, kemudian penghargaan dari Gusti Mahfudz kepada Jundi Muhamad yang lancar menghapal ayat suci Alquran, dan dari istri Gusti Mahfudz kepada Hj Siti Wasilah yang beberapa waktu lalu genap berumur 40 tahun.


Dalam kesempatan tersebut, Ibnu Sina mengajak seluruh lapisan masyarakat di kota seribu sungai untuk memelihara dan menjaga Alquran. 
Caranya, jelasnya, dengan mendirikan majelis-mejelis pengajian, dan mencetak generasi penghapal Alquran. “Ulun Bahagia malam ini bisa berada di tengah-tengah para ahli surga. Mudah-mudahan spirit untuk menjaga Alquran tidak hanya sampai di tempat ibadah ini, tapi kita bawa sampai ke rumah,” ujarnya, saat menyampaikan sambutannya, Rabu (03/05)
Orang nomor satu di kota berslogan Baiman ini juga menyampaikan apresiasinya atas berdiri dan tetap eksisnya majelis pengajian tersebut hingga saat ini. “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa memancarkan berkah untuk lingkungan di sekitar kawasan ini,” katanya.


Gusti Mahfudz menjelaskan, majelis pengajian tersebut awal berdirinya hanya beranggotakan sekira tujuh orang warga. Sejalan dengan waktu, akhirnya anggota majelis tersebut kian bertambah banyak. 
Meski para pendiri majelis itu kebanyak telah tiada, katanya, namun generasi penerusnya hingga saat ini masih rutin melaksanakan kegiatan pengajian.
Lebihlanjut dikatakannya, banyak keistimewaan bila bisa membaca Alquran. Pertama, terangnya, dengan membaca Alquran, rumah tangga jadi penuh berkah, kemudian mendapat keturunan yang soleh, selanjutnya, selalu mendapatkan rezeki yang cukup dari Allah SWT, dan sebagai wadah untuk bersilaturahmi dengan warga.
Langkah selanjutnya yang akan dilakukan majelis pengajian tersebut, beber Gusti Mahfudz lagi, mendakwahkan kegiatan yang telah dilaksanakan. “Kegiatan kalau tidak di ekspos lewat media tidak akan dikenal dan ketahui orang. Jadi sangat penting eskpos kegiatan itu di media,” ujarnya.
Dihadapan tokoh masyarakat serta Camat Banjarmasin Timur, Gusti Mahfudz juga menyatakan, melihat kemampuan anak-anak Ibnu Sina dalam membaca dan menghapal ayat suci Alquran, maka ia menyebut keluarga Ibnu Sina sebagai keluarga Alquran.
copyright by facebook humpro-bjm
Share
Banner

Agung Jaya

Post A Comment:

0 comments: