slider

Recent

Navigation

Hidupkan UMKM untuk Mendongkrak Perekonomian

BANJARMASIN - Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menegaskan, pembangunan disektor kewirausahaan sangat penting digerakan sebagai upaya meningkatkan perekonomian nasional. 
Hal ini, terangnya, sejalan dengan arahan dari Presiden RI Joko Widodo yang ingin semua daerah fokus pada enam sektor pendongkrak ekonomi. “Ada 6 sektor yang mampu dijadikan pendongkrak perekonomian nasional sesuai arahan dari Bapak Presiden, salah satunya adalah menggerakan sektor UMKM,” ujarnya, saat menyampaikan sambutannya dalam kegiatan Pelantikan Pengurus DPC Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (Hipmikindo) Kota Banjarmasin, di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (06/05)


Dijelaskannya, pembangunan fisik memang penting untuk dijadikan sebagai tolok ukur keberhasilan sebuah pemerintahan. 
Namun, katanya lagi, pembangunan disektor ekonomi dan menumbuhkan kewirausahaan bisa dikatakan jauh lebih penting untuk menjadi acuan keberhasilan peningkatan sektor pereknomian sebuah pemerintahan. 



Untuk itu, orang nomor satu di kota seribu sungai ini meminta agar para wirausahawan yang tergabung dalam DPC Hipmikindo Kota Banjarmasin, lebih kreatif dan selalu berinovasi dalam memasarkan produknya. “Sekarang orang sudah banyak yang datang ke Kota Banjarmasin. Dalam tahun ini ada tujuh agenda nasional yang akan dilaksanakan di kota ini, dan yang paling besar adalah Festival Anak Soleh. Diharapkan dengan pola kebijakan visi dan misi pemerintahan saat ini, kita semua bisa bersinergi dan para wirausahawan bisa menyediakannya souvenir atau oleh-oleh dengan kemasan yang menarik,” harapnya.



Menyinggung tentang adanya permasalahan yang sampai saat ini masih terjadi di UMKM Kota Banjarmasin, Ibnu Sina kembali mengajak para wirausahawan yang tergabung dalam DPC Hipmikindo Kota Banjarmasin, untuk bersama-sama duduk dan mencari solusinya.



Untuk diketahui, Ketua DPC Hipmikindo Kota Banjarmasin, Salahudin Bahri, mengatakan ada 6 point permasalahn UMKM di Kota Banjarmasin, pertama masalah permodalan, kemudian masalah kemasan produk, selanjutnya akses untuk mendapatkan pasar, legalitas para wirausahawan UMKM, belum adanya laporan keuangan, dan yang terakhir masalah sumber daya manusia.
Salahudin Bahri pun berharap, Pemko Banjarmasin bisa memfasilitasi permasalahan tersebut, dan DPC Hipmikindo Kota Banjarmasin akan ikut berperan aktif dalam membantu program Pemko terkait pemecahan permasalahan tersebut.



Pelantikan pengurus DPC Hipmikindo Kota Banjarmasin periode 2017 - 2022, dilakukan langsung oleh Ketua DPD Hipmikindo Provinsi Kalsel, Yeni Mulyani dengan disaksikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.
Dalam surat keputusan DPD Hipmikindo Provinsi Kalsel, nomor 001/SK/DPD-HIP/III/20017, tentang Pengangkatan Pengurus DPC Hipmikindo Kota Banjarmasin, duduk sebagai Ketua DPC Hipmikindo Kota Banjarmasin Salahudin Bahri SE, Wakil Ketua I Muhammad Haris SH Mkn, Wakil Ketua II Noor Rahman ST MT, Wakil Ketua III Lestari Eka Kusumawati SE, Sekretaris Muttia Rahmina SPd, dan Bendahara Yuditha Octavia SP. 



Yeni Mulyani mengatakan, salah satu tujuan didirikannya DPC Hipmikindo Kota Banjarmasin agar bisa mengangkat UMKM di Kota Banjarmasin. “Alhamdulillah saat ini sudah dilantik kepengurusan DPC Hipmikindo Kota Banjarmasin. Silakan pengurus dan anggota DPC berkreasi dan berkontribusi dalam pembangunan di Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Kegiatan yang dihadiri instansi terkait lingkup Pemko Banjarmasin dan para UMKM seluruh Kota Banjarmasin itu, dirangkai dengan kegiatan Talk Show Sharing Business Experience of UMKM Banua, dengan bertemakan Rintangan dan Tantangan Menuju Kesuksesan, dengan narasumber, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.
copyright by facebook humpro-bjm
Share
Banner

Agung Jaya

Post A Comment:

0 comments: